Home / peristiwa / Seorang IRT Di Tenggarong Ditangkap Polisi Karena Ancam Sebar Video Bugil Mantan Ipar Lewat WhatsApp

Seorang IRT Di Tenggarong Ditangkap Polisi Karena Ancam Sebar Video Bugil Mantan Ipar Lewat WhatsApp

Seorang IRT Di Tenggarong Ditangkap Polisi Karena Ancam Sebar Video Bugil Mantan Ipar Lewat WhatsApp – Lia Febriyanti (28) , seseorang ibu rumah-tangga di Tenggarong, Kutai Kartanegara, punyai urusan dengan polisi sebab mengintimidasi memberikan video bugil bekas iparnya lewat penerapan WhatsApp. Ia dijaring UU Kabar serta Transaksi Elektronik (ITE) dan tindak pidana seperti dirapikan dalam KUHP.

Lia diringkus team Satreskrim Polres Kutai Kartanegara, sekira jam 10. 00 Wita pagi barusan, sehabis korban, Sulis (36) , melapor ke Polres Kutai Kartanegara, Jumat (4/1) saat kemarin.

” Dalam laporannya, korban ini menyatakan diancam lewat social media WhatsApp, ” kata Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara, AKP Damus Harapan, pada wartawan di Tenggarong, Rabu (9/1) .

Damus menuturkan, satu hari awal kalinya, Kamis (3/1) , korban terima pesan WhatsApp dari nomer tak diketahui, yg menyatakan miliki video bugilnya. Video itu, sudah sempat di kirim lewat WhatsApp, lalu dihapus kembali.

Terakhir, pemeran mengintimidasi dapat memberikan video bugil korban itu, kalau tak kirim uang Rp 5 juta, lewat cara transfer. ” Sampai saat ini, korban baru kirim uang Rp 1, 5 juta. Nah, dari laporan korban itu, kita kerjakan penyidikan, ” kata Damus.

Polisi mendapatkan titik jelas, sampai selanjutnya penyidikan ke arah pada Lia Febriyanti, IRT yg tinggal di Tenggarong. Terakhir, Lia tidak beda merupakan bekas ipar korban.

Dua HP android punya terduga serta korban, ditangkap jadi tanda untuk bukti. Selanjutnya dengan print out penuturan WhatsApp pada pemeran yg saat ini diputuskan jadi terduga, dengan korban.

” Ada 2 orang jadi saksi. Kita aplikasikan Undang-undang ITE dan clausal 368 KUHP terkait Pemerasan, ” demikian Damus.

About admin