Home / berita umum / Ribuan Ekor Kepiting yang Hendak Diselundupkan di Medan Berhasil Diselamatkan

Ribuan Ekor Kepiting yang Hendak Diselundupkan di Medan Berhasil Diselamatkan

Ribuan Ekor Kepiting yang Hendak Diselundupkan di Medan Berhasil Diselamatkan – Tubuh Karantina Ikan, Pengendalian Kualitas serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP sukses menggagalkan usaha penyelundupan kepiting bertelur di Medan, Sumatera Utara. Dalam pekerjaan itu beberapa ribu ekor kepiting sukses diselamatkan.

“Dalam pekerjaan itu ditangkap 25 box stirofoam berisi 700 Kg kepiting yang terbagi dalam 1.431 ekor kepiting bertelur serta 420 ekor kepiting yang sesuai dengan ketetapan,” Kepala BKIPM KKP, Rina dalam keterangannya, Sabtu (24/3/2019).

Penggagalan penyelundupan dikerjakan Bandara Internasional Kualanamu pada Jumat (22/3) waktu 05.30 WIB. Dalam hari yang sama petugas ikut menggagalkan usaha penyelundupan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan, Balikpapan. Modus penyelundupan serupa dengan yang berlangsung di Medan ialah masukkan kepiting ke box.

“Dalam operasi itu ditangkap 30 box styrofoam berisi 2.790 ekor kepiting bertelur seberat 900 Kg,” katanya.

Kepiting bertelur itu idenya akan diselundupkan ke Tarakan, Kalimantan Utara dengan pesawat AURI Balikpapan. Pemeran didapati seseorang penduduk Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan berinisial AA.

Rina menuturkan, kepiting bertelur yang ditangkap dari dua tempat itu lalu dilepasliarkan. Sejumlah 1.431 kepiting bertelur hasil penggagalan di Medan dilepasliarkan di daerah Mangrove, Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (22/3) sore. Sedang 2.790 ekor kepiting bertelur yang ditangkap di Balikpapan dilepasliarkan di perairan Bakau Kariangau, Balikpapan pada Sabtu (23/3) pagi.

Penyelundupan kepiting bertelur ini udah melanggar Ketetapan Menteri Kelautan serta Perikanan (Permen KP) Nomer 56 Tahun 2016 mengenai larangan penagkapan serta/atau pengeluaran Lobster, Kepiting, serta Rajungan dari lokasi Republik Indonesia. Menurut peraturan itu, kepiting dalam situasi bertelur serta kepiting undersize dengan ukuran dibawah 200 gr per ekor dilarang diamankan atau diperdagangkan.

Disamping itu, Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan penggagalan penyelundupan kepiting bertelur adalah usaha menyuport program pengendalian sumber daya perikanan yang terus-terusan. Ia menyayangkan masih tetap ramainya penyelundupan kepiting bertelur yang harusnya dilestasrikan agar dapat dipakai di hari esok.

“Kalaupun kepiting bertelur diincar, anak-anak kepiting diamankan, begitupun dengan lobster atau rajungan, kelak habis persediaan di alam. Kelak setahun lebih kembali, anak cucu kita tidak dapat kembali nikmati kepiting, lobster, ataupun rajungan. Lantaran apakah? Lantaran pengendalian yang tidak terus-terusan gara-gara keserakahan kita saat ini. Karenanya kita selalu sosialisasikan ketetapan yang ada. Mudah-mudahan tak ada lagi yang melanggar,” kata Susi

About admin