Home / Uncategorized / Pencabutan Subsidi Listrik Banyak Pengaduan

Pencabutan Subsidi Listrik Banyak Pengaduan

Pencabutan Subsidi Listrik Banyak Pengaduan – Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) terima sejumlah 50. 216 pengaduan orang-orang perihal dengan pencabutan subsidi listrik sampai 6 Juni 2017.

Kepala Unit Komunikasi serta Pengelolaan Pengetahuan TNP2K, Ruddy Gobel, menyebutkan nyaris 1/2 pengaduan telah ditangani. ” Jumlah yang telah ditangani sejumlah 23. 580, ” katanya di Museum Galeri Nasional, Jakarta, Jumat, 16 Juni 2017. Sementara bekasnya sekarang ini masih tetap dalam sistem pembuktian.

Pengaduan itu datang dari orang-orang yang berasa layak memperoleh subsidi listrik, tetapi haknya tercabut pemerintah. Pemerintah tengah membenahi penyaluran subsidi listrik.

Sejumlah 18, 25 juta rumah tangga tidak lagi memperoleh dukungan karna dinilai tidak masuk kelompok penerima subsidi.

Pemerintah menggunakan data terpadu dari TNP2K untuk mengambil keputusan dukungan terhadap 18 juta rumah tangga barusan. Ruddy menyebutkan tingkat kecocokan data itu dengan data pelanggan PLN capai 95 %. ” Jadi kami telah antisipasi ada pengaduan sampai 194 ribu-an, ” tuturnya.

Ruddy menyebutkan orang-orang yang tercabut dari daftar penerima subsidi, sesudah terverifikasi memiliki hak, bakal dikembalikan ke daftar itu.

Jika mereka pernah membayar listrik dengan tarif normal, pemerintah bakal ganti keunggulan bayar itu dengan penyesuaian pembayaran listrik di bln. selanjutnya.

Dia juga mengimbau orang-orang untuk mengadu kalau tercabut dari daftar penerima subsidi. Ruddy menyebutkan pengaduan bakal di buka sampai akhir th. ini.

Pengaduan masalah subsidi listrik dapat dijalankan dengan isikan formulir yang ada di desa serta kelurahan. Orang-orang juga dapat mengambilnya di www. subsidi. djk. esdm. go. id. Formulir itu lalu serahkan terhadap desa atau kelurahan untuk dibawa ke kecamatan. Data itu lalu bakal dimasukkan ke system tim posko.

About admin