Home / Uncategorized / Novel Baswedan Mengatakan Polisi Lambat Menangani Kasus Ini

Novel Baswedan Mengatakan Polisi Lambat Menangani Kasus Ini

Novel Baswedan Mengatakan Polisi Lambat Menangani Kasus Ini – Kepolisian Daerah Metro Jaya berasumsi seakan-akan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, sampai kini udah menghalangi sistem penyidikan polisi kepada masalah penyiraman air keras yang dirasakannya. Asumsi itu terlontar karna Novel belum juga bersedia di check polisi.

” (Berarti Novel menghalangi penyelidikan? ) ya, ” kata Kepala Hubungan Orang-orang Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya pada Minggu, 30 Juli 2017. Argo menyampaikan hal tersebut dengan suara nada meninggi.

Sebelumnya, wartawan bertanya kesungguhan polisi mengusut masalah teror kepada Novel pada 11 April 2017. Sebab, sampai sekarang ini, polisi belum juga mengecek Novel jadi saksi korban.

Masalah Novel juga belumlah ada titik jelas sesudah nyaris empat bulan moment penyerangan kepada Novel. Polisi belum juga berhasil membuka pemerannya. Polisi pernah mengecek tiga terduga pemeran penyerangan kepada Novel. Tetapi, ketiganya dilepaskan. Polisi menyampaikan tak ada bukti cukup untuk menjerat ke-3 orang itu.

Menurut Argo, pihaknya juga udah memajukan wawancara kontrol kepada Novel ke KPK. Tetapi, kata dia, belumlah ada respon. Walau sebenarnya, polisi siap kapan waktu mengadakan kontrol kepada Novel jadi saksi korban untuk memohon info berkaitan dengan latar belakang sebelumnya peristiwa.

Dalam acara Mata Najwa yang disiarkan Metro TV pada 16 Juli 2017, Novel menyanggah kalau dia menampik di check kepolisian dalam masalah yang menimpanya. ” Saya tdk pada tempat menampik ya, hanya saya mempertanyakan (maksud kontrol) . Toh juga dengan resmi, penyidik yang datang belum juga izin pada dokter yang mengecek saya, ” kata Novel.

Sebelumnya, Novel pernah diwawancarai oleh beberapa mass media ihwal kasusnya. Di antaranya, majalah Tempo, Kompas, Metro TV, serta media internasional. Berkaitan dengan hal tersebut, Argo menyampaikan kepolisian tdk keberatan. Namun ia mempertanyakan kapan Novel bersedia di check polisi.

Pada Tempo, Novel pernah mengungkap ada sangkaan kalau elite di kepolisian ada di belakang kasusnya. Terlebih, sesudah lebih dari 100 hari pasca-penyerangan, kasusnya mandek. Tetapi, tudingan itu dibantah oleh Argo. ” Itu gossip, informasi, atau kenyataan hukum? ” ucapnya.

” Kalau gossip mana kami selidiki, seandainya informasi mana, seandainya kenyataan hukum beri dong, ” kata Argo memberikan. Menurutnya, gossip terkait ada pejabat kepolisian dibalik masalah itu tdk benar. ” Isu itu dapat merendahkan martabat kepolisian. ”

Argo juga menyanggah tentang tudingan kalau polisi berniat menghapus sidik jari di cangkir yang dipakai pemeran untuk menyiram Novel Baswedan. Menurutnya, polisi bekerja profesional tidak ada rekayasa masalah. Polisi tdk dapat memastikan tersangka dengan semena-mena tanpa ada dua alat bukti cukup.

About admin