Home / berita umum / Mandala Shaji Terjerat Pidana Di Lapas Salemba

Mandala Shaji Terjerat Pidana Di Lapas Salemba

Mandala Shaji Terjerat Pidana Di Lapas Salemba – Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo menyebutkan Mandala Shoji jadi korban tebang pilih penegakan hukum. Mandala Shoji dilakukan ke Lapas Salemba berdasar pada vonis PN Jakpus atas perkara pidana pelanggaran kampanye Pemilu 2019.

” Perlindungan hukum jelas dikasihkan. Ditambah lagi rekan-rekan di DPP serta KPPN (Komite Pemenangan Pemilu Nasional) PAN terasa kalau yang mengenai ini korban tebang pilih penegakan hukum, ” tutur Dradjad kala diminta konfirmasi, Jumat (8/2/2019) malam.

Lantaran itu, PAN gak akan mencoret Mandala Shoji jadi calon legislatif untuk DPR dari dapil DKI Jakarta. Dradjad terus mengusik beberapa kasus calon legislatif yang jelas benderang pelanggarannya.

Banyak calon legislatif lainnya yang menjalankan beberapa cara kampanye yang lebih jelas pelanggarannya, tetapi sekalipun tak diutak-atik. Mereka yang turun di lapangan kan sama sama tahu, siapa mengerjakan apakah serta kapan, ” tuturnya.

Di PN Jakpus, Mandala Shoji divonis bersalah melanggar ketentuan pemilu sebab membagi-bagikan coupon umrah. Mandala Shoji divonis hukuman 3 bulan penjara serta denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara.

Di Pengadilan Tinggi, menyerahkan banding Mandala tidak diterima. Pengadilan Tinggi DKI hendak memutuskan memperkuat putusan PN Jakpus. Tiada usaha hukum lainnya sebab UU Pemilu Nomer 7/2017 mengontrol bab putusan pengadilan tinggi jadi putusan paling akhir serta mengikat sama seperti Clausal 482 ayat 5.

Sedang calon legislatif DPRD DKI Lucky Andriani udah dilakukan ke penjara. Lucky dilakukan sehabis mendatangi Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Mandala Shoji kala ada di Lapas Salemba sudah sempat menjumpai anaknya serta memberi pesan kalau ia tengah berdakwah.

” Bapak bertarung dahulu, ya. Kelak kalaupun ada yang bertanya bapak dimana, bapak kembali berdakwah, ” tutur Mandala pada tiga anaknya demikian datang di LP Salemba, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (8/2) .

About admin