Home / berita umum / Jaringan Santri Nusa Tenggara Barat (NTB) Suport Jokowi

Jaringan Santri Nusa Tenggara Barat (NTB) Suport Jokowi

Jaringan Santri Nusa Tenggara Barat (NTB) Suport Jokowi – Jaringan Santri Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumumkan support dua periode buat Joko Widodo menjadi presiden Indonesia pada Pemilihan presiden 2019. Siapa lantas yang akan jadi Cawapresnya tidak jadi permasalahan.

Deklarasi dukung buat Jokowi oleh Jaringan Santri NTB ini diadakan di Pondok pesantren Darul Falah Pagutan Kota Mataram, Rabu (01/08/2018) malam. Deklarasi itu dikunjungi oleh beberapa ratus santri serta beberapa puluh pengurus Pondok pesantren yang berada di NTB.

” Siapa lantas sebagai Cawapresnya, kami Jaringan Santri NTB mensupport Jokowi buat meneruskan dua periode, ” papar Koordinator Jaringan Santri NTB, Muhammad Mastur Aidi, lewat info tertulisnya pada detikcom Kamis (2/8/2018).

Deklarasi santri NTB itu, adalah bentuk kesyukuran serta support seutuhnya terhadap pemerintahan Jokowi atas keberhasilannya dalam memimpin Indonesia, lebih dikalangan umat Islam, terutama santri.

Rancangan jujur dan berkarakter kuat pemimpin dengan ulama mempunyai tujuan buat bangun warga yang madani atau Baldatun Thoyyibatun Wa Robbunghofur, sama seperti arah negara dibuat.

” Kita semestinya mengharapkan, pemimpin bisa mobilisasi amanat ulama dalam program atau kebijakan, hingga sinergitas itu jadi kapabilitas utama pada kelangsungan kehidupan bernegara serta berbangsa, ” katanya.

Mastur Aidi mengungungkapkan ada enam argumen Jaringan Santri NTB mensupport Jokowi dua periode di Pemilihan presiden 2019.

Pertama santri yang terdaftar dalam histori, ikut juga berjuang dalam perjuangan kemerdekan bangsa Indonesia, yaitu satu entitas terutama yang tidak bisa dilupakan. Ke dua, Presiden mengambil keputusan tanggal 22 Oktober menjadi Hari Santri Nasional yaitu bentuk fakta pemimpin menghormati histori santri.

Lalu yang ke-tiga, penganugerahan titel pahlawan nasional terhadap banyak Ulama besar nusantara, antara lainnya yaitu TGKH Zainuddin Abdul Majid yang datang dari Lombok NTB.

Ke-4, pembangunan ekonomi umat lewat ponpes, serta dirikan atau resmikan universitas-universitas Islam baik nasional ataupun internasional

” Ke lima, Membela Rakyat Palestina, lewat kampanye aktif pada sidang/pertemuan internasional, PBB serta terkahir, memperjuangkan menambahkan quota jamaah haji, dan aktif silaturrahim bangun sinergitas dengan Ulama/Kiai/Tuan Guru di berapa Pondok Pesantren di Indonesia, ” tuturnya.

About admin