Home / berita umum / Hasil Test And Proper Test Akan Ditunda Untuk Diumumkan Oleh DPR, Kenapa?

Hasil Test And Proper Test Akan Ditunda Untuk Diumumkan Oleh DPR, Kenapa?

Hasil Test And Proper Test Akan Ditunda Untuk Diumumkan Oleh DPR, Kenapa? – Ketua DPR Bambang Soesatyo kembali memaparkan faktor tak dapat selekasnya menginformasikan hasil uji kelayakan calon Hakim Konstitusi. Walau sebenarnya sebelumnya diupayakan tuntas pada penutupan jaman sidang ke II, Rabu 13 Februari ini.

Menurut Bambang seluruhnya dikarenakan banyak anggota komisi III masih tetap membutuhkan waktu buat dengerin arahan panel pakar.

” Tapi lantaran saatnya minim hingga tak dapat dikerjakan. Serta dapat dikerjakan semasa sidang mendatang, ” kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2) .

Pria yang akrab dipanggil Bamsoet ini menyatakan tak ada permasalahan yang bermakna dalam mengakhiri proses penentuan hakim konstitusi. Katanya, semua fraksi telah punyai pilihannya semasing.

” Kan masalah ketentuan fraksi-fraksi, jadi tak ada masalah kesepahaman. Jadi, kelak fraksi-fraksi hendak memutuskan apakah dalam komunitas pemungutan ketentuan. Jadi, belumlah ada kesepahaman, kesepahaman dapat diambil kelak dalam pemungutan ketentuan, ” tukasnya.

Walaupun demikian, Bamsoet mengaku memang masih tetap ada ketaksamaan antar fraksi dalam pilih calon hakim konstitusi. Imbuhnya ada fraksi yang pilih satu hakim baru serta satu hakim incumbent. Tapi, juga ada fraksi yang mendambakan dua calon hakim baru serta bukan incumbent.

” Saya belum pula dengar itu, bila Golkar mendambakan dua-duanya incumbent. Namun beberapa ikut mendambakan satu incumbent, satu baru, ” tangkisnya.

” Jadi Golkar mendambakan yang saya dengar dari pimpinan fraksi, satu incumbent satu yang baru. Ya, saya tak tahu yang berbeda maunya apakah, namun kelak dapat diambil pada suatu proses pemungutan ketentuan di Komisi III, ” tuturnya.

Didapati, pengumuman hasil uji kelayakan serta kepatutan atau fit and proper test calon Hakim Konstitusi di tunda. Hal demikian dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan selesai menyelenggarakan rapat pleno Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2) .

Trimedya mengungkap penundaan dapat dikerjakan sampai tuntas jaman reses yang dapat jatuh pada 14 Februari kelak. Selesai reses, katanya, dapat di pilih dua calon hakim baru konstitusi.

” Jadi itu ketentuannya. Tak kita kerjakan ini hari, ” kata Trimedya di area, Kamis (7/2)

About admin