Home / berita umum / Dosen Di Solo Ditangkap Akibat Berkaitan Hoak Server KPU

Dosen Di Solo Ditangkap Akibat Berkaitan Hoak Server KPU

Dosen Di Solo Ditangkap Akibat Berkaitan Hoak Server KPU – Polisi tangkap seseorang pria berinisial WN yang dikira kuat bikin cerita terkait hoax sehubungan server KPU sudah ditata untuk meraih kemenangan pasangan capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Kasubdit II Direktorat Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo menuturkan menurut hasil pengecekan WN terdaftar jadi dosen tehnologi info (IT) dalam sesuatu kampus di Solo.

” Potensinya di bagian IT telah ada pengakuannya, sebab miliki gelar magister pc, ” kata Rickynaldo di Mabes Polri, Senin (17/6) .

Dengan kapabilitas itu, kata Rickynaldo, pada akhirnya WN diundang untuk mengemukakan suatu dakwah. Acara itu didapati berjalan pada 27 Maret 2019 di tempat tinggal bekas Bupati Serang berinisial MTN. Acara itu sebagai rapat teratur sinkronisasi kemenangan relawan salah satunya paslon daerah Banten yang didatangi oleh ketua-ketua korwil daerah itu.

Dalam acara itu, WN lantas menjelaskan kesulitan terkait kebocoran server KPU serta sudah ditata angka 57 prosen untuk salah satunya pasangan calon

Rickynaldo mengemukakan pemaparan yang dikatakan oleh WN punya tujuan biar reliabilitas atau potensinya di bagian IT disadari.

” Motifnya itu biar yang berkaitan memperoleh pernyataan serta kredibilitasnya berubah menjadi tenaga pakar pc, ia ingin ada pernyataan, ” katanya.

Selain itu, WN sudah mengaku kelakuannya serta memohon maaf terhadap KPU serta pemerintah atas aksi yang sudah dikerjakan.

” Saya memohon maaf ke KPU serta ke Pemerintahan yang saat ini, maaf, ” tutur WN.

Atas kelakuannya, polisi menangkap WN Klausal 14 ayat (1) serta (2) serta atau Klausal 15 Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1946 terkait Aturan Hukum Pidana atau Klausal 45 ayat (3) Jo Klausal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomer 19 Tahun 2016 terkait Info serta Transaksi Elektronik.

Tidak hanya itu, WN pun dijaring dengan Klausal 310 KUHP, Klausal 311 KUHP, dan Klausal 207 KUHP.

Polisi, awalnya, tangkap dua orang yang dikira sebarkan hoax terkait server punya KPU. Ke-2 terduga itu merupakan EW yang diamankan di Ciracas, Sabtu (6/4) , serta RD seseorang ibu rumah-tangga yang diamankan di Lampung pada Minggu (7/4) . Dalam perkara ini RD serta EW bertindak jadi buzzer.

About penulis77