Home / Uncategorized / Dijanjikan Menjadi PNS, Warga Jatiasih Tertipu Puluhan Juta

Dijanjikan Menjadi PNS, Warga Jatiasih Tertipu Puluhan Juta

Dijanjikan Menjadi PNS, Warga Jatiasih Tertipu Puluhan Juta – Kepolisian Bidang Jatiasih membekuk seseorang pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Gadungan di lokasi Curug, Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis 22 Februari 2018. Aktor AR (36) , diciduk berkat melaksanakan penipuan pada warga Jatiasih sampai alami kerugian uang beberapa puluh juta rupiah.

” Aktor masih tetap kita mintai keteranganya berkenaan masalah penipuan yang menerpa korban Panggih, ” kata Kepala Sub Sisi (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari di Bekasi, Jumat (23/2/2018) .

Menurut dia, modus operandi aktor AR dapat memasukan korban jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) . Erna menyebutkan, korban adalah warga Jalan Wibawamukti II RT 02/03, Jatiasih, Kota Bekasi, menuruti keinginan aktor serta membayar Rp65 juta pada AR dengan bertahap. Tetapi sesudah berbulan-bulan menanti, korban mulai resah karna tidak kunjung di panggil jadi PNS.

Bahkan juga, kata dia, AR memohon uang kembali pada korban Rp45 juta utk mengurusi Surat Info (SK) PNS dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Pada akhirnya, korban memberikan laporan masalah penipuan ini pada kepolisian serta memancing AR dapat memberi uang bekasnya itu.

Pada akhirnya, AR menyepakatinya serta memohon bersua ditempat saudaranya di Kelurahan Pondok Kelapa. Petugas dengan korban segera ke tempat serta utk membekuk aktor. ” Aktor AR ingin bersua korban dengan iming-iming uang bekasnya, lantas kami amankan, ” tukasnya.

Diluar itu, kata dia, petugas udah mengantongi tanda untuk bukti kejahatan aktor sebagian bukti transfer dengan bertahap pada aktor. Saat ini, tersangka AR meringkuk di Mapolsek Jatiasih. Tersangka AR akan dijerat dengan Pasal 378 KHUP dengan ancaman 20 th. penjara.

Disamping itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana menyanggah misalnya AR jadi pegawai Dinas Perhubungan. Tetapi, kata dia, AR sempat jadi petugas harian kontrak di UPTD Parkir Kecamatan Pondok Gede pada 2014 yang lalu. ” Pernah jadi pegawai, tapi saat ini bukanlah, ” ujarnya.

Sepanjang jadi petugas parkir Dishub sepanjang 1 tahun, trek record yang berkaitan tidak bagus, sampai pada akhirnya yang berkaitan tidak diperpanjang kontraknya. ” Kami tegaskan, AR bukanlah anggota Dishub, tetapi mencatut nama Dishub dalam aksinya, ” kata Yayan.

Berkenaan ada petugas gadungan, pihaknya akan melaksanakan penertiban warga yang memanfaatkan atribut Dishub. Diluar itu, pihaknya memohon pihak kepolisian utk menindak dengan tegas misalnya temukan petugas Dishub gadungan di lokasi Kota Bekasi.

About admin