Home / Uncategorized / Celana Dalam Dan Mata Berkerut Menjadi Bukti Kim Jong-nam Tewas Di Racun

Celana Dalam Dan Mata Berkerut Menjadi Bukti Kim Jong-nam Tewas Di Racun

Celana Dalam Dan Mata Berkerut Menjadi Bukti Kim Jong-nam Tewas Di Racun – Seseorang dokter Malaysia berikan kesaksian di pengadilan buat Siti Aisyah ; warga Indonesia serta Doan Thi Huong ; warga Vietnam, terdakwa persoalan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Saksi menegaskan bahwa korban tewas terserang toksin dengan bukti celana dalam serta bola matanya.

Dalam sidang hari Senin (27/11/2017) , dokter bernama Nurliza Abdullah mengemukakan bahwa celana dalam korban penuh kotoran. Bola mata korban juga berkerut. Dua hal semacam tersebut di anggap jadi bukti bahwa korban tewas dikarenakan toksin VX.

Siti Aisyah serta Doan Thi Huong terus mengakui tdk bersalah sejak mulai pada awal persidangan di buka 2 Oktober saat lalu. Mereka dituduh memoleskan agen saraf (toksin) VX—senjata kimia yang dilarang PBB—di muka Kim Jong-nam selagi ada di terminal Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 pada 13 Februari 2017.

Kakak tiri diktator muda Korut itu wafat dua jam sesudah serangan. Nurliza Abdullah yaitu salah satunya dari dua dokter pemerintah Malaysia yang melaksanakan autopsi kepada badan korban.

”Berdasarkan hasil autopsi serta hasil uji laboratorium kami, yang memicu kematian yaitu keracunan agen saraf VX dengan cara akut, ” tukasnya, seperti diambil AP. Kawannya juga memberikannya kesaksian mirip diawal persidangan.

Saat sidang pengadilan pada hari ini dipotong dikarenakan saksi selanjutnya dari pihak jaksa penuntut belum pula siap. Sidang dapat dilanjutkan pada hari Selasa besok.

Siti serta Doan terancam hukuman mati apabila bisa di buktikan bersalah. Tapi, pengacara mereka mempertegas bahwa ke dua wanita itu ditipu oleh agen Korea Utara. Keduanya mengakui cuma melakoni degan lelucon berbayar buat siaran tv. Mereka tidak jelas apabila adegan itu buat membunuh seorang, lebih-lebih korbannya kakak tiri Kim Jong-un.

Pihak jaksa mengemukakan, empat warga Korea Utara juga bersekongkol dengan ke dua terdakwa dalam berencana pembunuhan kepada Kim Jong-nam. Tapi, ke empat warga Korut itu udah melarikan diri di hari serangan itu.

Tubuh mata-mata Korea Selatan udah mengklaim bahwa serangan itu sebagai sisi dari ide yang disusun dengan hati-hati oleh Kim Jong-un.

About admin